News & Event

Mengenal Velg Mobil

Banyak pemilik mobil yang mungkin belum paham betul mengenai istilah di velg. Sebagian besar hanya mengetahui ring dari ukuran 15, 16, sampai 19. Untuk memasang velg yang pas, dan lebih utama lagi mengenai keselamatan, 2 hal yang harus diketahui adalah pitch circle diameter (PCD) dan Offset. Bila hanya PCD saja, sementara offset-nya salah, bisa-bisa mengendarai mobil menjadi tidak nyaman.

Pitch Circle Diameter (PCD)
Ukuran yang berkaitan terhadap diameter pola baut roda. Pengukurannya terhadap pengambilan titik terlurus dari setiap lubang baut roda. Contohnya 4 baut yang diukur antara titik berseberangan dan satuan mili meter. “Tapi kalau yang 5 baut, penarikan garis PCD ada di antara dua titik lubang baut yang ada di seberang lubang baut roda yang ditarik ukurannya,” jelas Hadi Wijaya, pimpinan Mega Star Autoworks, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Mengenai ukuran tersebut, didapat standar angka 100 mm buat mobil-mobil pada umumnya. Maka disebutnya PCD 100. Untuk mobil-mobil light-SUV dan MPV, PCD-nya 114,3 mm, sedangkan hatchback dan sedan kecil, seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, atau Chevrolet Aveo, ber-PCD 100. Kalau keluarga BMW 120, Mercedes 112 dan SUV yang besar 139,7.

Offset

Menandakan sebesar apa permukaan tengah velg menjorok ke dalam atau ke luar. Hal itu ditandai dengan bilangan angka plus kode berjuluk ET. Miisalnya ET25, ET45, dan seterusnya. Semakin kecil angka maka penampang tengah velg makin celong ke dalam dan bibir velg lebar.

“Kalau dipasang, velg jadi makin ke luar fender,” bilang Farley dari gerai Auto Trend, arteri Kelapa Dua, Jakarta Barat. Sebaliknya, semakin besar angka, penampang tengah makin ke luar dari bibir velg. Berarti, posisi velg masuk ke dalam fender.

Untuk mengubah aplikasi offset, hal itu dapat dicoba dengan memakai adaptor. Akan tetapi ingat, ini hanya dapat dilakoni buat velg-velg berkonstruksi 2 sampai 3 pieces. Keakuratan penghitungannya tentunya harus di perhitungkan. Efek buruknya, selain bisa bikin gesrot, mangkuk shockbreaker dan dek dalam rawan tergerus roda. Akhirnya, kaki-kaki pun jadi rentan rusak.

(can12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *