MULTI STRADA Veera 195/55 R15 85V

Rp 535.500,-
MULTI STRADA DESERT HAWK AT 33X12.50 R15 LT108Q

Rp 1.540.000,-
MULTI STRADA DESERT HAWK 30X9.5 R15 LT104S AT

Rp 875.000,-
Philips W5W 12V

Rp 10.000,-

Sudah Benarkah Cara Anda Menggunakan Lampu Dim dan Klakson ??

Sudah dibaca sebanyak 1058 Kali

Posted on

Sopan santun dikala melakukan aktivitas dalam berlalu lintas di negeri kita memang berangsur sudah hampir kita lupakan. Maklum, Untuk mendapatkan surat ijin mengemudi (SIM) di negeri ini, ukurannya memang bukan keterampilan membawa kendaraan bermotor. Cukup punya KTP serta uang, dijamin mampu mendapatkan kartu yang jaman dulu sering disebut dengan rebues itu. Jangankan bagaimana cara berkendara yang benar, menggunakan lampu dim serta klakson saja banyak sekali pengemudi yang tidak mengerti tata caranya. Tidak percaya? Perhatikan saja kebiasaan pengemudi di Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Jakarta Cikampek. Mungkin, seratus orang pengemudi yang ada, hanya terdapat tidak lebih dari 5 orang yang sebenarnya pantas mendapatkan SIM.

Berdasarkan regulasi berlalu lintas pada dunia internasional, yang juga terdapat pada UU Nomor 14 tahun 1992 tetantang lalu lintas berikut peraturan pemerintah yang menyertainya, klakson serta lampu dim itu hanya boleh digunakan pada saat darurat saja. Mestinya, Anda harus segera mematikan lampu dim atau jarak jauh pada saat Anda pada kesempatan pertama berpapasan dengan pengendara lain dari arah depan.

Pada waktu pengemudi lain menggunakan lampu dim berkedip-kedim, itu tandanya ia memberikan prioritas kepada Anda untuk bergerak lebih dahulu. Akan tetapi, tanda ini terkadang berlaku kebalikan di negeri kita. Ini yang salah kaprah.

Dikala Anda mengikuti kendaraan lain di belakangnya, sebenarnya tidak diperbolehkan menyalakan lampu dim. Pasalnya, cara ini bisa menyilaukan kendaraan yang kita ikuti, serta tentu saja sangat membahayakan. Sebaliknya, jika kita tahu diikuti kendaran lain di belakang yang ingin mendahului, sementara jalur sebelah kiri memungkinkan untuk digunakan, sebaiknya kendaraan yang ingin mendahului itu segera diberi kesempatan untuk menyalip. Tetapi, kalau lalu lintas padat, pertahankan jalur yang Anda lalui Berpindah jalur, memang diperbolehkan, namun demikian harus dilakukan setelah jalur benar-benar aman .

Hanya saja persoalannya, cara berlalu lintas yang benar, memang telah menjadi barang langka di negeri ini. Di saat seseorang hendak berkendaraan yang benar, e… malah dapat ejekan. Yang ugal-ugalan, malah mendapat sorakan. Namun demikian, tidak ada salahnya budaya sopan berlalu lintas tersebut mulai kita tumbuh kembangkan kembali. Ingat! Lebih baik sedikit lambat asal selamat. (can82)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:


DIBACA : 1059 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI