Sunshade Krey Penghalang Sinar Matahari Double Panjang SXT042 (42.5 x 50 cm)

Rp 130.000,-
Philips H1 12V 55W

Rp 35.000,-
MULTI STRADA Achilles 2233 185/55 R16 83V

Rp 500.500,-
Bridgestone Turanza AR20 205/60R15

Rp 931.700,-

Mesin Payah Akibat Ring Piston Bermasalah

Sudah dibaca sebanyak 2494 Kali

Posted on

Salah satu perhatian penting bagi para pengendara adalah performa mesin. Menjadi semua keinginan bagi pengendara, ketika pedal gas diinjak dapur pacu mobil langsung merespon dengan sangat maksimal. Pemilik kedaraan pasti mengeluh jika mesin terasa tidak bertenaga. Bukan hanya karena mesin payah, tapi praktis gejala semacam ini juga menunjukkan konsumsi bahan bakar yang boros.

Pada dasarnya, salah satu yang menyebabkan kondisi tersebut adalah adanya kebocoran kompresi mesin. Kompresi pada mesin normal akan menghasilkan tenaga mesin yang maksimal. Kompresi menjadi tidak normal ketika terdapat kebocoran. Kebocoran dapat menyebabkan kompresi mesin menurun sehingga output yang dihasilkan mesin pun kecil.

Beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan kebocoran diantaranya adalah kerusakan pada ring piston. Komponen yang satu ini terletak didalam mesin, dapat tergores,aus, atau kotor. Hubungan antara kondisi ring piston dan kebocoran mesin sangat kuat mengingat ring piston memegang peranan penting dalam menjaga kerapatan antara piston dan dinding silinder.

Kerapatan, ring piston ini dapat mencegah terlalu banyaknya campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang oli. Hal ini perlu dicegah sebab jika terlalu banyak masuk ke ruang oli, akan menyebabkan tekanan kompresi mesin menurun dan mobil mengeluarkan asap yang cukup banyak dan sngat tidak ramah lingkungan.

Jika anda sabagai pengendara merasakan tenaga mesin yang lemah disertai gejala-gejala seperti di atas, maka coba fokuskan perhatian ke masalah kompresi. Caranya dapat anda simak sebagai berikut:

Lakukan tes tekanan kompresi. Ada alat khusus yang dapat digunakan yang bisa menunjukkan standar tekanan kompresi yang diijinkan oleh masing-masing kendaraan. apabila tekanan kompresi ternyata di bawah standar, langkah selanjutnya adalah menemukan penyebab masalah kompresi.

Hubungan antara kompresi dan kerusakan ring piston dapat diketahui dengan cara menambahkan oli ke dalam silinder pada saat melakukan tes kompresi. Tes ini perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab kompresi bocor tidak hanya kerusakan pada ring piston. Atau bisa juga disebabkan oleh seal katup dan katupnya aus; paking silinder head (gasket) tidak dapat merapatkan blok silinder dan silinder head. Jika, kompresi naik setelah ditambahkan oli, maka penyebab utamanya hanya dua: dinding silinder dan ring piston.

Jika telah terbukti ring piston rusak, solusi satu-satunya adalah overhaul. Sebenarnya, masalah tersebut  dapat dihindari. Yaitu, dengan melakukan perawatan rutin. Terutama, yang terkait dengan oli mesin dan sistem pendinginan mesin (air radiator). Oli harus diperiksa dan diganti secara rutin. Pergantian oli tergantung pada tipe yang digunakan. Bisa setiap 5.000 km, 10.000 km dst. Tergantung rekomendasi produsen oli. Kuantitas dan kualitas oli juga harus diperiksa. Harus diantara garis E – F. Lebih save bila berada di posisi F.

Begitu pula dengan air radiator. Kuantitas dan kulitasnya harus dijaga secara rutin. Jangan sampai timbul korosi berlebihan yang dapat menghambat proses pendinginan mesin.(suk.041)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:


DIBACA : 2495 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI