Yokohama Advan Neova AD08 205/55 R16 91V

Rp 1.415.385,-
Bridgestone Tube TR-175A 900-20

Rp 405.600,-
GOOD YEAR EAGLE F1 DIRECTIONAL 5 EAGLE F1 DIRECTIONAL 5 215/50 RI7 91WTL

Rp 1.170.000,-
GOOD YEAR ASSURANCE FUEL MAX ASSURANCE FUEL MAX 195/55 R15 88V TL

Rp 699.200,-

Dinamo Starter Dan Cara Kerjanya

Sudah dibaca sebanyak 1664 Kali

Posted on

Dinamo starter. Pada sebuah kendaraan komponen yang satu ini tidak kalah penting dan merupakan komponen vital bagi kendaraan. saat anda mulai menyalakan mesin mobil, komponen yang satu ini berkerja sebagai penggerak untuk menyalakan mesin mobil.. Stater , stater pada kendaraan berfungsi untuk memutar mesin pertama kalinya, dengan ditemukan nya stater maka anda tidak perlu lagi menghidupkan mesin mobil anda dengan engkol atau dengan mendorong nya.

Saat ingin menyalakan mesin, stater mobil hendaknya dengan di barangi menginjak pedal kopling, hal ini di maksudkan untuk mengingatkan kita  sebagai pengendara agar tidak lupa memastikan bahwa sebelum stater mesin, gigi persneleng harus dalam keadaan netral. Agar mobil tidak langsung jalandan mental pada saat stater dalam kondisi gigi persneleng atau transmisi sedang masuk.

System diatas di maksudkan untuk anda pengendara yang punya kebiasaan parkir kendaraan dalam kondisi gigi persneleng dimasukan. Untuk membantu pengereman, kebiasaan yang tidak perlu di lakukan, sebab telah ada hand rem.

Cara kerja stater secara umum:

Pada saat starter switch atau kunci kontak dalam posisi start, arah aliran arus, pull-in-coil akan menarik kontak untuk menghubungkan terminal “30” dengan terminal “C”, jika arus listrik sampai ke ground.

Tidak ada jalur yang terputus antara Pull-in-coil sampai ke ground, tapi jika arus listrik terputus mungkin disebabkan karbon brush habis ” karbon brush terletak sebelum dan sesudah armature”, pull-in-coil tidak akan bekerja dan motor stater tidak akan berkerja. Tanda untuk mobil dengan relay stater, hanya akan terdengar kontak relay stater terhubung saat stater tetapi dinamo stater atau motor starter  tidak bekerja, ini kalau karbon brush habis.

Pada kondisi normal setelah Pull-in-coil menarik kontak sekaligus plunger dan shift lever mendorong pinion untuk menghubungkan putaran motor stater dengan roda gila atau flywheel, secara elektrikal berikut arah aliran arus listriknya.

Setelah kontak selenoid atau terminal “30” dan terminal “C” terhubung, pull-in-coil tidak bekerja lagi karena tegangan atau voltase antara terminal “50” dengan terminal “C” hampir sama.

Pada saat motor stater memutar roda gila, Hold-in-coil memegang peranan utama untuk menahan kontak untuk menghubungkan terminal “30” dan terminal “C” dan menahan gigi pinion yang memutar flywheel atau roda gila, sampai mesin hidup. (suk.015)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags: , ,


DIBACA : 1665 Kali

Filter Item

Best Deal

INFO PROMOSI