Advanti N930 R19x8.5/9.5 ET32/35 5Hx120 Hyper Dark

Rp 10.000.000,-
HANKOOK Kinergy EX H308 185/70R14

Rp 450.000,-
HANKOOK Ventus Noble H452 235/45R18

Rp 1.354.400,-
Continental CONTI SPORT CONTACT 2 195/45 R15

Rp 1.520.000,-

Dampak Dari Pengisisan Oli Yang Berlebihan Pada Kendaraan

Sudah dibaca sebanyak 2444 Kali

Posted on

Mengganti Oli kendaraan, kita bisa melakukannya sendiri di rumah. Tapi, ilmu dan knowledgenya tetap perlu untuk di kuasai dengan baik. Jika penggatiannya kurang tepat, maka bisa menimbulkan efek yang kurang baik bagi kendaraan Anda. Walau hanya termasuk pekerjaan yang sederhana, akan tetapi banyak ditemukan kasus yang dipicu oleh kekeliruan dalam penggantian oli. Yaitu saat mengisi oli, batas maksimumnya tidak diperhatikan sehingga oli tersebut melebihi kapasitas yang telah ditentukan oleh pabrikan.

Sebanarnya kapasitas oli mesin , tidak boleh melebihi tanda MAX yang tertera pada dipstick. Kalau terlanjur melewati batas tersebut, maka langkah yang harus Anda lakukan adalah kurangi lagi dengan cara membuka lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin. Setelah dibuka sebentar lalu tutup lagi dengan mengencangkan baut pembuangan oli. Selanjutnya periksa kembali kuantitas oli melalui dipstick.

Dampak yang ditimbulkan dari kelebihan oli mesin memang tidak langsung mengurangi kenyamanan berkendara. Namun anda mesti mewaspadainya, sebab kondisi oli yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan oli dalam melakukan pelumasan pada mesin. Selanjutnya bisa di tebak, gesekan antarlogam di bagian mesin berlangsung dengan sangat kasar, yang pada akhirnya akan mengakibatkan komponen-komponen menjadi lebih cepat aus atau rusak.

Selain melemahkan fungsi pelumasan yang membantu gesekan antarlogam berlangsung dengan halus, oli yang terlalu banyak juga dapat mengurangi kemampuan dalam mendinginkan mesin. Seperti yang kita ketahui, selain melumasi, oli juga berfungsi sebagai pendingin logam-logam yang saling bergesekan.

Penurunan pada daya pelumasan dan fungsi pendinginan terjadi disebabkan saat oli terlalu penuh, maka akan berpotensi merendam poros engkol. Nah jika komponen ini terendam, maka secara otomatis cairan oli akan terkocok-kocok. Selama mesin dinyalakakan komponen ini memang akan terus bergerak berputar. Seperti halnya telur yang jika terlalu lama dikocok akan menimbulkan busa, begitu juga cairan oli. Oli juga akan menjadi berbusa, yang menandakan ada gelembung udara di dalamnya.

Adanya busa dan gelembung udara inilah yang menjadi indikasi kualitas oli yang mulai menurun. Daripada fungsi dan peranan oli terganggu, maka lebih baik cegah munculnya busa-busa itu dengan cara mengurangi lagi oli jika melebihi tanda MAX saat mengisi. (suk.043)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags: , ,


DIBACA : 2445 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI