Dunlop SP Sport LM704 185/60HR14

Rp 631.000,-
HANKOOK Ventus Noble H452 215/55R17

Rp 966.200,-
Michelin Primacy 3 ST GRNX 195/60 R15

Rp 1.044.900,-
V78 R15x7.0 ET40 5Hx114.3 Red Lips Polish

Rp 3.500.000,-

Cara Untuk Membedakan Shockbreaker Asli atau Palsu

Sudah dibaca sebanyak 1910 Kali

Posted on

Jika anda ingin membeli shockbreaker di pasar aftermarket, maka berhati-hatilah dengan maraknya penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,  sebab jika tidak teliti dalam memilih bisa saja shochbreaker yang anada beli adalah shockbreaker aspal alias asli tapi palsu (daur ulang). Untuk itu ada beberapa cara untuk mengetahui ciri-ciri shockbreaker asli dan asli tapi palsu alias daur ulang.

Komponen palsu bisa dikenali dari kemasan dan bentuknya. Komponen palsu biasanya memiliki kemasan yang berbeda dengan yang asli, baik dari hologram, bahan kemasan, hingga bentuk huruf tulisan pada kemasan. Lalu bagaimana cara untuk mengetahui shockbreaker asli tapi palsu itu?..Tips berikut untuk anda simak.

1. Perhatikan titik bekas pengelasan

Pada umumnya shockbreaker baru tidak memiliki titik bekas pengelasan pada dindingnya. Meski demikian ada beberapa merek shocbreaker yang memiliki titik bekas las. Untuk melihat asli tidaknya, kenali dulu beberapa shocbreaker yang memiliki titik bekas pengelasan. Setelah mengetahui merek-merek tersebut lalu perhatikan apakah titik pengelasan tersebut halus atau kasar. Shocbreaker yang asli biasanya memiliki titik las yang halus dan bukan bekas digerinda.

2. Perhatikan bekas gerinda dan suntikan

Shockbreaker lama yang didaur ulang juga bisa dikenali dari ada tidaknya bekas penghalusan pada bagian-bagian tertentu yang dilas dengan menggunakan gerinda. Selain itu, oknum produsen shockbreaker daur ulang mengelabui pembeli dengan menyuntikkan oli pada bagian bawah atau dibalik ring penahan shield.

3. Periksa drat pada ulir

Pada shockbreaker daur ulang bisa dikenali dari ujung drat yang tidak sempurna. Hal itu terjadi karena shocbreaker bekas itu biasanya dibubut, sehingga bentuk drat tidak sempurna seperti aslinya lagi.

4. Perhatikan batang tengah

Bila terdapat goresan berarti batang tersebut telah pernah dipakai. Sebab ketika digunakan batang bekerja naik turun, dan hal itu membawa dampak tergoresnya permukaan batang.

Jangan lupa mengecek lubang baut di bawah shockbreaker. Bila lubang baut terluka berarti shocbreaker pernah digunakan alias bekas. Untuk menutup luka di lubang baut, biasanya produsen nakal menggunakan dempul. Jangan lupa perhatikan permukaan batang, bila ada bekas berwana kehitaman atau kebiruan berarti batang pernah bergesekan.

5. Tes cara kerja shockbreaker

Dengan melakukan Pengetesan dari cara kerja komponen tersebut. Caranya, ambil shockbreaker dan pegang bagian atas dengan posisi tegak lurus. Setelah itu tarik dan tekan kuat-kuat hingga garis batas maksimal, kemudian lepaskan.

Jika dalam proses kembali pada titik semula tersendat berarti ada udara yang tertahan. Shockbreaker yang benar-benar baru biasanya berjalan lambat dan tidak tersendat. Pengamatan gerakan batang juga harus hati-hati. Sebab, shockbreaker bersifat double action dan single action. Shockbreaker double action gerakannya tidak secara langsung, tetapi ada jeda meski lambat. (suk.046)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:


DIBACA : 1911 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI