MAXXIS WALTZ MS300 205/60 R16 92V

Rp 988.800,-
FORCEUM Forc HEXA Forc HEXA 225/55 ZR17 W XL

Rp 726.600,-
Continental CONTI MAX CONTACT MC 5 215/45 R17

Rp 1.178.000,-
FORCEUM Forc HEXA Forc HEXA 225/50 ZR17 W XL

Rp 708.600,-

Cara Mengatasi Karburator Banjir

Sudah dibaca sebanyak 2890 Kali

Posted on

Kejadian mogok bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya yang sering membuat mesin tidak mau hidup saat di-starter adalah karburator banjir. Hal ini biasa terjadi pada kendaraan yang menggunakan karburator (sistem bahan bakar konvensional). Disebut banjir sebab pada dasarnya campuran bensin dan udara di ruang bakar tidak ideal atau stabil. Sehingga, pembakaran tidak terjadi. Akibatnya mesin tidak terpicu sedikitpun.

Bila hal ini menimpa anda, sebagai pemilik mobil rasanya akan sebal juga. Minimal, perjalanan sedikit terhalang. Apalagi bila tidak mengerti cara sederhana untuk mengatasinya.

Sebelumnya, tentu anda harus tau terlebih dahulu ciri-ciri bila karburator mengalami banjir.

Biasanya, akan tercium bau bensin di ruang mesin. Buka selang udara yang menuju karburator, biasanya pada ruang atau ujung karburator akan terdapat bensin (pada Daihatsu Espass). Kendaraan non Espass dapat kita dapat melakukan pengecekan dengan cara membuka saringan udara, lalu lihat saluran karburatornya. Bila banjir maka akan terdapat genangan bensin. Pada kendaraan tipe-tipe tertentu, banjir bisa dilihat pada glass baca yang terdapat pada karburator.

Bila hasil pengecekan di atas memastikan bahwa karburator memang banjir, maka penanganan bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Jangan paksa menghidupkan kendaraan. Karena, dapat mengakibatkan jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar bertambah banyak.

2. Buka baut penguras bahan bakar yang terdapat pada karburator. Kemudian pasang kembali.

3. Buka selang udara dan bersihkan bensin yang terdapat pada mulut atau ujung karburator dengan mengunakan kain.

4. Buka busi kendaraan jika basah bersihkan busi tersebut dengan menggunakan lap, lakukan pada semua busi jika busi pertama basah.

5. Lepas kabel tegangan tinggi dari coil dan jauhkan dari lubang busi/bensin.

6.Start mesin dengan menginjak pedal gas penuh beberapa kali.

7. Pasang busi kembali.

8. Hidupkan mesin.

9.Segera bawa ke bengkel.

Biasanya penyebab utama yang mengakibatkan bensin banjir adalah masalah di saringan bahan bakar. Komponen ini harus dalam kondisi baik. Jika tidak, kotoran yang terdapat dalam bahan bakar akan menempel di sela-sela katup ruang pelampung. Kotoran yang menempel ini membuat katup tidak bisa menutup bensin secara sempurna. Maka Akibatnya, bensin akan terus mengalir ke seluruh ruang pelampung, dan terjadilah banjir.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mencegah banjir pada karburator.

1.Bersihkan saringan udara secara periodik.

2. Setel karburator secara periodik.

3. Hati-hati dalam memilih bahan bakar. (suk.010)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags: ,


DIBACA : 2891 Kali

Filter Item

Best Deal

INFO PROMOSI