3M All Purpose Cleaner 350 ml

Rp 34.500,-
Bridgestone B-Series B-390 T 205/65 R16

Rp 1.450.000,-
Amadaxtreme Ford New T6 - Rear ID-26-504 Up 2 inches Sport

Rp 740.000,-
Amadaxtreme Ford Ranger 4 WD - Rear IC-26-504 Up 2 inches Comfort

Rp 740.000,-

Bahaya Memaksa Mesin Akibat Overheating

Sudah dibaca sebanyak 1904 Kali

Posted on

Ada baiknya jika kita tidak panik ketika mesin mobil mogok. Bersikap tetap tenang dan sebisa mungkin berusaha membuat mobil bisa kita kendarai lagi. Misalnya, dengan mengecek komponen aki dan men-jumper-nya jika terbukti aki lemah sebagai penyebabnya. Atau, dengan mengecek sekring engine barangkali putus dan harus diganti.

Namun, ada satu penyebab yang tidak membolehkan kita memaksa menghidupkan mesin mogok. Yaitu, jika mesin mogok gara-gara overheating  atau temperatur mesin terlalu panas. Sebaiknya, derek saja mobil Anda untuk dibawa kebengkel. Para mekanik akan memeriksa kondisi mesin. Misalnya, memastikan apakah overheating sudah mengakibatkan kerusakan pada komponen-komponen mesin.

Jangan memaksakan mesin dan hindari kebiasaan yang sering dilakukan pengendara ketika mesin mati setelah overheating. Biasanya, kebayakan mereka memaksa menghidupkan mesin kembali. Pertama, mereka mendinginkan mesin. Setelah dianggap cukup dingin, lalu mereka mencoba menghidupkan kembali dengan memutar kunci kontak ke posisi START sambil menekan-nekan pedal gas.

Memang mesin mobl bisa saja hidup dan mobil dapat dikendarai lagi. Akan tetapi, risiko tindakan seperti itu terlalu berat. Sebab dikhawatirkan, mesin mengalami kerusakan serius dan dampaknya harus di-overhaul. Boleh jadi mobil harus turun mesin dan ganti beberapa komponennya. Beberapa kerusakan yang dapat muncul misalnya silinder head dan stang piston (seher) bengkok.

Semua dampak buruk terhadap komponen mesin semacam itu dapat terjadi sebab temperatur yang melebihi batas normal akan mengakibatkan komponen-komponen mesin berbahan logam berubah bentuk dan ukuran akibat pemuaian dari panas yang ditimbulkan. Terutama, pemuaian pada bagian piston yang mengakibatkan komponen yang seharusnya naik turun ini macet. Saat piston macet itulah mesin akan mendadak mati.

Saat temperatur dingin, pemuaian mungkin akan berkurang. Tetapi, komponen tidak akan kembali persis ke bentuk semula. Bisa dibayangkan jika mesin dipaksa hidup. Benturan antarlogam akan berlangsung berulang-ulang. Nah, itulah yang pada akhirnya membuat kerusakan lebih parah. Biaya perbaikan pun pasti lebih besar. (suk.047)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:


DIBACA : 1905 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI