Shock blazer th.2001 (Kayaba Oli ) F

Rp 225.000,-

Artikel Perawatan Mobil | Tips Perawatan Toyota Kijang Innova

Sudah dibaca sebanyak 954 Kali

Posted on

Artikel Perawatan Mobil | Tips Perawatan Toyota Kijang Innova

Artikel Perawatan Mobil | Toyota Kijang Innova bensin maupun diesel terlahir dengan penggerak roda belakang. Yang berarti penerus tenaga dari mesin ke roda belakang dihubungkan oleh as kopel serta gardan.

 

Mobil dengan usia pakai 8 tahun, sangat potensial bermasalah pada drive train, khususnya pada cross joint serta final gear. Khusus untuk final gear, lazim diindikasi dengan bunyi dengung dalam kecepatan tinggi.

 

Ini lazim terjadi jika pelumas gardan jarang tersentuh. “Karena waktu pakai oli gardan sangat lama, sehingga sering terlewat oleh pemilik mobil,” papar Novi Ferianto dari Tunas Toyota Cawang, Jaktim. Padahal, biaya penggantian oli gardan tak mahal, sekitar Rp 200 ribuan untuk masa pakai 75.000 km.

 

Kaki-Kaki & Suspensi

Sektor kaki-kaki serta suspensi Kijang Innova keluaran pertama dapat dibilang kuat, karena hampir tak ditemukan kendala yang berarti. Akan tetapi, biasanya masalah datang dari kondisi jalan yang dilewati.

Artikel Perawatan Mobil | Tips Perawatan Toyota Kijang Innova

“Secara keseluruhan kaki-kaki Innova jarang mengalami masalah, paling hanya sokbreker depan saja suka bermasalah,” tutur Ferry, mekanik Karya Per yang bermarkas di Pondok Bambu, Jaktim. Biasanya problem yang sering ditemukan terjadi kebocoran pada sokbreker.

 

Agus Maryanto dari Tunas Toyota Jatiwaringin juga mengatakan. “Biasanya yang sering kena yaitu sokbreker kiri,” tambah pria yang menangani servis ini. Pada harganya sendiri, sokbreker depan dibanderol Rp 400 ribuan per unitnya, jadi tinggal dikali dua saja.

 

Disamping itu, terdapat juga bagian lain yang harus diperhatikan. Seperti, ball joint atas yang harga satuannya Rp 320 ribuan, serta bearing roda yang berharga Rp 400 ribuan per buahnya. Kemudian cek juga kondisi tierod yang harga barunya Rp 320 ribuan per buah serta long tierod yang satuannya dihargai Rp 800 ribuan.

 

Transmisi

Pada bagian ini, perawatan yang dilakukan hampir serupa seperti mobil lain pada umumnya. “Untuk transmisi matik Kijang Innova dianjurkan melakukan kuras oli transmisi setiap 80 – 100 ribu kilometer,” tambah Agus Maryanto. Biayanya sendiri untuk servis berkala 100 ribu km sekitar Rp 1,3 jutaan.

 

Oli transmisi yang dianjurkan adalah memiliki spesifikasi dextron T IV. “Jika pakai dextron T III banyak konsumen yang mengelukan mesin mobilnya kurang bertenaga,” tambah pria ramah ini. Untuk harganya, oli transmisi T IV dijual sekitar Rp 340 ribuan.

 

Selanjutnya, pada Innova yang bertransmisi manual pernah ditemukan kasus tuas atau stik transmisinya oblak. Nah, jika sudah oblak perlu diganti 1 set yang harganya lebih kurang Rp 1 jutaan.

 

Rem

Pada bagian yang satu ini, dapat dikatakan hampir tidak ditemukan kendala. Untuk perawatannya hanya perlu melakukan penggantian kampas rem dan membersihkan dengan brake cleaner. Kampas rem depan Innova dihargai Rp 680 ribuan lalu belakangnya Rp 460 ribuan.

 

Jika lampu indikator rem tangan menyala terus meskipun tuasnya sudah diturunkan, kemungkinan terjadi problem pada gasket rem depan. “Biasanya jika gasket rem depan sudah kena, minyak rem akan merembes. Lama kelamaan volume minyak rem menjadi berkurang sehingga lampu indikator akan menyala,” himbau Agus dengan ramah. Jika sudah begitu, langsung ganti gasket remnya, harganya berkisar Rp 300 ribuan.

Artikel Perawatan Mobil | Tips Perawatan Toyota Kijang Innova

(can22)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags: , , , , , , , , , , , , ,


DIBACA : 955 Kali

Filter Item

Promo Keren

KIOSBAN

SURVEY MEMBUKTIKAN
KAMI YANG PALING MURAH
HOT
DEALS

DAFTAR DI KIOSBAN.COM SEKARANG , DAN DAPATKAN INFORMASI DAN HAL MENARIK LAINNYA
Artikel
Promo
Bursa
Anda bisa mendapatkan Artikel Tips & Trik, Info Promo terbaru, Subscribe sekarang secara GRATIS.

INFO PROMOSI